Festival Habaring Hurung Diharapkan Bisa Kembangkan Seni Budaya Daerah
By Mridn - 15.19
SAMPIT – Festival Habaring Hurung (FHH) yang digelar selama delapan hari mulai 19-27 Maret 2016 yang digelar di Taman Kota Sampit diharapkan bisa mengembangkan dan melestarikan seni budaya daerah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Festival budaya ini diharapkan bisa menumbuhkembangkan serta bisa melestarikan seni dan budaya daerah kita. Kegiatan ini juga untuk memberikan wadah bagi pemuda untuk berkreasi dan berpestasi di bidang seni dan budaya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Fajurrahman saat pembukaan FHH, Sabtu (19/3/2016) malam.
Ia melanjutkan peserta festival merupakan perwakilan dari 17 kecamatan, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum. Juara masing-masing cabang lomba bakal mewakili Kotim pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Palangka Raya pada bulan Mei mendatang.
“Cabang-cabang lomba akan digelar di beberapa lokasi antara lain lomba karungut, badeder dan pemilihan putra putri pariwisata dilaksanakan di Taman Kota Sampit. Lomba manyipet, bagasing, balogo dan sepak sawut dilaksanakan di Stadion 29 November Sampit,” terang dia.
Kemudian, lanjut dia, lomba lawang sakepeng dilaksanakan di Taman Miniatur Budaya, lomba dayung digelar di Dermaga Habaring Hurung, lomba besei kambe dilaksanakan di dermaga Mentaya Seberang. Selain itu ada lomba foto putra putri pariwisata di sejumlah hotel, sedangkan lomba masakan khas digelar di Borneo City Mall.
Fajrurrahman mengajak masyarakat pecinta seni dan budaya mengembangkan seni budaya daerah. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga generasi muda berani tampil untuk unjuk prestasi di bidang budaya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Putu Sudarsana saat membuka festival budaya ini mengatakan, even tahunan ini harus terus meningkat. Saya melihat tahun ini lebih meriah dibanding tahun sebelumnya.
“Kegiatan ini juga harus memberi nilai tambah bagi masyarakat. Tahun depan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus menggali potensi-potensi yang saat ini belum dimunculkan,” harap Putu. (Borneonews.co.id/Sampitonline.com)

0 komentar